Friday, September 30, 2016

cara kalibrasi baterai laptop dengan benar

 kalian mendengar kalibrasi baterai atau Batterai Calibration? Kalibrasi baterai dibutuhkan saat Windows tak dapat mengetahui seberapa banyak power yang tetap tersisa didalam baterai. Mengakibatkan, laptop kalian bakal mati mendadak. Windows telah mengatur laptop supaya automatis lakukan hibernate, apa bila power tersisa 8%. Nah, apa bila Windows tidak dapat mengetahui banyak power yang tersisa dibaterai, jadi laptop bakal mati mendadak.

Tidak cuma itu saja, sebab aspek alami yang mana baterai berbasiskan lithium-ion bakal menyusut kemampuan power-nya tak tahu itu sebab usia, pemakaian, serta panas. Jadi, lakukan kalibrasi sangat utama, supaya laptop kalian tak mati dengan cara mendadak akibat kekeliruan pembacaan power remaining dengan windows. Berapakah kali kita mesti lakukan kalibrasi baterai?
kalibrasi baterai
Kalian tak butuh bebrapa kerap lakukan kalibrasi baterai. Lumayan sekali dalam 2-3 bln.. Oleh lakukan kalibrasi baterai, pembacaan power yang tersisa bakal unggul akurat.
cara kalibrasi baterai laptop
Bagaimana caranya lakukan kalibrasi baterai?

Waktu baterai di buat di pabrik, sudah pasti baterai itu telah di kalibrasi. Langkah lakukan kalibrasi merupakan oleh langkah lakukan pengecasan sampai 100%, lalu memakai baterai sampai power yang tersisa di baterai amat sedikit, serta automatis computer bakal lakukan hibernate. Lalu, computer bakal mengetahui berapakah lama baterai itu bertahan, maka computer bisa mempredikis unggul akurat.

Ada banyak vendor computer memberi software supaya kalian dapat lakukan kalibrasi baterai oleh gampang. Tetapi, langkahnya serupa saja misal yang saya terangkan di atas. Kepada berita unggul lanjut, kunjungi situs besutan laptop kalian.

Lakukan kalibrasi baterai dengan cara manual

Apa bila computer kalian tak disempurnakan oleh software pendukung kepada lakukan kalibrasi baterai, kalian dapat mengerjakannya dengan cara manual. Proses-prosesnya sangat gampang.

Kerjakan pengecasan sampai 100%.
Sebelumnya biarlah baterai istirahat sekurang-kurangnya sepanjang 2 jam, oleh membiarkan laptop masih sama dicas. Oleh lakukan hal semacam ini, baterai bakal masih sama dingin serta tak panas sebab sistem pengecasan. Kalian bisa memakai computer misal umum.
Lalu, bukalah Power Options oleh langkah click Start serta tulis "Power Options" serta click "Change Rencana Settings" selanjutnya Power Rencana yang tengah kalian pakai.

Lalu click "Change advanced power settings"

Susunlah penyusunannya misal berikut ini :

Bebaskan pengecasan serta biarkanlah laptop kalian lakukan hibernate oleh sendirinya. Kalian dapat memakai computer misal umum.

Butuh di perhatikan, apa bila kalian tak memakai computer kalian waktu lakukan sistem kalibrasi baterai, yakinkan penyusunan power rencana tak di set kepada lakukan sleep atau mematikan monitor laptop kalian. Apa bila computer kalian masuk ke model "Power Saving" saat kalian tak di muka computer, sistem kalibrasi baterai tak bakal jalan optimal.
Susunlah penyusunan power rencana misal berikut ini :

Sesudah computer kalian mati oleh sendirinya, biarlah computer masih sama tak menyala sepanjang 5 jam.
Apa bila telah usai, kerjakan pengecasan kembali sampai 100%. Kalian bisa memakai computer misal umum.
Apa bila kalian sudah mengubah penyusunan di power rencana, balikkanlah misal yang lalu oleh mengklik
"Restore default settings for this plan".

Sesudah kalian lakukan segalanya di atas, computer kalian saat ini bakal membaca power unggul akurat sekali lagi, maka kalian dapat lihat sekali lagi berapakah lama computer kalian bertahan.

No comments:

Post a Comment