Wednesday, August 3, 2016

Cara Menghapus Teman di Path Android, iPhone dan Windows Phone

 Terakhir account Path saya kerap kebanjiran pemberitahuan. Umumnya pemberitahuan itu besutan orang yang tak saya kenal serta tak berteman oleh saya di media sosial bikinan Dave Morin ini. Loh kok dapat?

Baca selengkapnya di --->> Cara Menghapus Teman di Path

cara menghapus teman di path


Nyatanya usut miliki usut, pemberitahuan ini nampak besutan account satu diantara rekan Path saya yang mentag saya di postingannya. Celakanya, tidak hanya saya yang ditag, namun beberapa orang yang lain. Sebelumnya semasing orang yang ditag memberi komentar serta merepath. Walhasil beberapa puluh pemberitahuan masuk ke account saya.

Awalannya saya tak merasakan terganggu oleh hal semacam ini. Tetapi makin lama jadi terganggu pula. Begitu tak, banyak pemberitahuan kerap menjadikan pemberitahuan besutan rekan Path saya yang lain terlewati. Saya pula jadi sangat terpaksa membaca komentar yang berdasarkan saya tak utama besutan beberapa orang yang saya tak kenal serta bukanlah rekan saya di Path. Belum sekali lagi pemberitahuan tanpa ada henti itu pula sedikit banyak memengaruhi baterai.

Sebab merasakan terganggu, saya lalu coba mencari feature pembasmi tag, "remove tag" serta semacamnya. Tetapi nyatanya tak terdapat. Heran pula saya, Path menjadikan feature tag namun kok tak memberi feature kepada meremovenya.

Sebab tag besutan rekan saya itu selalu datang serta lumayan mengganggu, saya sebelumnya cobalah menyingkirkan atau menghindarnya oleh langkah mengunfriend dia. Mengingat sejak jadi friend di Path, saya saksikan di Path dia tidak sering berhubungan, unggul banyak nyebar tulisan oleh banyak tag. Unggul pas dipanggil spaming di banding menulis.

Namun nyatanya sesudah tak jadi friend saya di Path, dia masih sama dapat mentag saya pula. Pada akhirnya ingin tak ingin saya pakai langkah yang awal mulanya begitu saya jauhi yakni minta segera dengan cara terbuka di kolom komen tulisan supaya saya tak ditag sekali lagi. Saya minta oleh baik-baik supaya tak di tag.

Namun apa yang berlangsung, beberapa orang di kolom komentar itu mengolok-olok saya dengan cara tak segera. Mereka bikin komentar seakan-akan minta tak ditag ini suatu hal yang salah. Walau sebenarnya itu hak saya. Atau malahan dinilai tak pro atas apa yang terdapat di tulisan itu yakni mengenai "keselamatan jalan" (sebab saya di tag di satu tulisan tengang keselamatan jalan/sebelumnya lintas).

Wah saya jadi heran oleh mereka. Mungkin saja mereka menduga Path ini misal facebook. Jadi rutinitas di facebook diangkut kesini. Walau sebenarnya kan beda. Bila kita mentag di facebook, tulisan kita bakal nampak di wall orang yang kita tag. Nah bila di Path kan tak. Bila maksudnya cuma supaya orang yang kita tag baca, kan lumayan oleh berteman saja, orang bakal baca tulisan kita itu.

No comments:

Post a Comment